Sabtu, 29 November 2014

╰✽╮ Ukhtiku... Kamu cantik sekali ╰✽╮

(¯` Saudari, kamu cantik sekali
Tapi hanya di mata manusia. Sedangkan yang Maha Kuasa tak pernah memandang rupa atau pun bentuk tubuh kita. Namun Dia melihat pada hati dan amal-amal yang dilakukan hamba-Nya.

(¯` Saudari, kamu cantik sekali
Tapi cantik luaran tak akan pernah abadi. Saat ini kita boleh berbangga dengan kemolekan wajah ataupun bentuk tubuh. Namun beberapa waktu nanti, saat wajah telah keriput, rambut pun kusut dan berubah warna putih, tubuh tak lagi tegap, membongkok dimakan usia, tak akan ada lagi yang boleh dibanggakan. Lebih-lebih jika telah memasuki liang lahad, tentu tiada manusia yang mahu mendekat.

(¯` Saudari, kamu cantik sekali
Tapi kecantikan hanyalah pemberian dan untuk apa dibangga-banggakan? Sesungguhnya kecantikan patut disyukuri dengan cara yang baik. Mensyukuri kecantikan bukanlah dengan cara mempamerkan gambar atau membandingkan rupa, sedangkan hakikatnya wajah itu bukan milik kita.

(¯` Saudari, kamu cantik sekali
Tapi apa manfaat pujian dan kekaguman seseorang? Adakah ia akan menambah pahala dari-Nya? Adakah darjatmu akan meninggi di sisi Ilahi setelah dipuji? Tiada yang menjamin wahai ukhti. Mungkin malah sebaliknya, wajah cantik itu menjadikanmu tiada harga di hadapan-Nya, kerana kamu tak mampu memelihara sesuai dengan ketentuan-Nya.

(¯` Saudari, kamu cantik sekali
Kecantikan itu harta berharga bukan barang murah yang boleh dinikmati dengan mudah. Dimana nilainya jika setiap mata begitu leluasa memandang cantiknya rupa. Dimana harganya dan kehormatan sebagai hamba Tuhan jika setiap orang, baik ia seorang kafir, musyrik atau munafik begitu mudah menikmati wajah para muslimah?.

(¯` Saudari, kamu cantik sekali
Alangkah indah jika kecantikan luaran itu dipadu dengan kecantikan hatimu. Apalah erti cantik rupawan bila tak memiliki keimanan. Apalah guna tubuh molek memikat bila tiada rasa malu yang lekat. Cantikkan dirimu dengan cahaya-Nya. Cahaya yang bersinar dari hati benderang penuh keimanan. Hati yang taat sentiasa patuh pada syariat. Hati yang taqwa, yang selalu menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Hati yang sederhana, yang tak berlebihan dalam segala urusan dunia.
Maka tampillah cantik di hadapan Penciptamu kerana itu lebih bererti daripada menampilkan kecantikan pada manusia yang bukan muhrimmu. Tampillah cantik di hadapan suamimu, kerana itu adalah sebahagian dari jihadmu. Mengabdi pada manusia yang kamu kasihi demi keredhaan Ilahi.
✽Tampillah cantik, cantik iman, cantik batin, cantik hati, kerana itu lebih abadi.✽

Best regard,
Muslimah sejati ^_^

"…CINTA, BERSABARLAH..."

Siapapun yang membaca tulisan ini,
Percayalah, kamu tidak akan pernah hidup sendirian didunia ini.
Ada seseorang di luar sana yang menyayangi dan mencintaimu lebih dari yang kamu tahu.
Yang akan mencintaimu apa adanya, bukan ada apanya.
Yang akan menyayangimu karena hati, bukan karena harta dan fisikmu.
Dia akan mencintai dan menyayangimu dengan setulus hati dan sepenuh jiwa.
Yang akan setia menemani hidupmu.
dikala sehat dan sakitmu,
dikala susah dan senangmu,
dikala derita dan bahagiamu
dikala sedih dan senyummu,
dikala perih dan pahitmu,
dikala butuh dan tuamu,
dikala gelap dan terangmu,
dikala panas dan teduhmu,
dikala mendung dan hujanmu,
dikala petir dan pelangimu.
Hanya saja,
Kita tidak tahu dimana dia sekarang, sedang apa dan bagaimana.
Apakah dia baik-baik saja seperti yang kau harapkan dalam sujud malammu.
Ataukah dia sedang menangis diatas sajadah bersama Tuhan-Nya.
Dalam penantian kekasih halalnya.
Dia adalah pasangan hidupmu yang masih menjadi misteri bagimu.
Misteri bagiku dan misteri bagi kita semua yang masih percaya akan cinta sejati.
ALLAH akan mempertemukan kalian diwaktu dan tempat yang tepat pada akhirnya.
Bahagia akan menghampiri dan memelukmu dengan erat.
Belahan jiwamu akan selalu ada untukmu kerana kau adalah separuh nafasnya.
Dia akan selalu menjagamu karena kau sangat berharga dari apapun.
Dia akan selalu tersenyum kerana kau adalah jantung hatinya.
Dan dia akan selalu mendo'akanmu kerana kau adalah separuh hidupnya.
Semoga kita segera dipertemukan dengan jodoh yang sholeh/sholehah dalam naungan cinta-Nya untuk menggapai Surga-Nya.
Aamiin Yaa Rabbal'Aalamiin.


Best regard,
 Muslimah Sejati ^_^

Keinginan kaum Wanita

 Keinginan kaum wanita ialah ingin:

Didampingi seorang laki-laki yang Sholeh,
Didampingi seorang laki-laki yang mampu menasehati dalam kebaikan,
Didampingi seorang laki-laki yang mampu membimbing dan mendidik istri serta anaknya untuk meraih ridho-Nya.
Didampingi seorang laki-laki yang bertanggung jawab yang berusaha menafkahi lahir maupun bathin,
Didampingi seorang laki-laki yang mampu membawa sang istri menuju Surga-Nya.
Aamiin.

Best Regard,
Muslimah Sejati ^_^

3 hal

Ada 3 hal dalam hidup yang tidak akan kembali :
1. Waktu
2. Kata-kata
3. Kesempatan
Ada 3 Hal yang dapat menghancurkan hidup seseorang :
1. Kemarahan
2. Keangkuhan
3. Dendam
Ada 3 Hal yang tidak boleh hilang :
1. Harapan
2. Keikhlasan
3. Kejujuran
Ada 3 Hal yang paling berharga :
1. Kasih Sayang
2. Cinta
3. Kebaikan
Ada 3 Hal dalam hidup yang tidak pernah pasti :
1. Kekayaan
2. Kejayaan
3. Mimpi
Ada 3 Hal yang membentuk watak seseorang :
1. Komitmen
2. Ketulusan
3. Kerja keras
Ada 3 Hal yang membuat kita sukses :
1. Tekad
2. Kemauan
3. Fokus.
Ada 3 Hal yang tidak pernah kita tahu :
1. Rezeki
2. Umur
3. Jodoh
Tapi, ada 3 Hal dalam hidup yang pasti, yaitu :
1. Tua
2. Sakit
3. Kematian

Best regard,
Sadam

Untuk Calon Imamku


Bukan janjinya, tapi komitmennya.
Bukan kata manisnya, tapi kepastiannya.
Bukan hartanya, tapi tanggung jawabnya.
Bukan gayanya, tapi kepribadiannya.
Bukan orang tuanya, tapi dirinya.
Bukan gelarnya, tapi ilmunya.
Bukan usianya, tapi kedewasaannya.
Bukan rupanya, tapi kesholehannya.
Jangan tertipu oleh asesoris dan casing, pilihlah karena kualitas iman dan pribadinya.



Best regard,
Muslimah Sejati ^_^
Pasangan muda yang baru menikah menempati rumah di sebuah komplek perumahan.
Suatu pagi, sewaktu sarapan, si istri melalui jendela kaca. Ia melihat tetangganya sedang menjemur kain.
"Cuciannya kelihatan kurang bersih ya", kata sang istri.
"Sepertinya dia tidak tahu cara mencuci pakaian dengan benar.
Mungkin dia perlu sabun cuci yang lebih bagus."
Suaminya menoleh,tetapi hanya diam dan tidak memberi komentar
apapun.
Sejak hari itu setiap tetangganya menjemur pakaian, selalu saja sang istri memberikan komentar yang sama tentang kurang bersihnya si tetangga mencuci pakaiannya.
Seminggu berlalu, sang istri heran melihat pakaian-pakaian yang dijemur tetangganya terlihat cemerlang dan bersih, dan dia berseru kepada suaminya:
"Lihat, sepertinya dia telah belajar bagaimana mencuci dengan benar. Siapa ya kira-kira yang sudah mengajarinya? "
Sang suami berkata,
"Saya bangun pagi-pagi sekali hari ini dan membersihkan jendela kaca kita." Dan begitulah kehidupan.
Apa yang kita lihat pada saat menilai orang lain tergantung kepada kejernihan pikiran (jendela) lewat mana kita memandangnya..

Jika HATI kita bersih, maka bersih pula PIKIRAN kita. Jika PIKIRAN kita bersih, maka bersih pula PERKATAAN kita.
Jika PERKATAAN kita bersih (baik), maka bersih (baik) pula PERBUATAN kita.
Hati, pikiran, perkataan dan perbuatan kita mencerminkan hidup
kita.

Semoga bermanfa'at.

Jumat, 28 November 2014

Istikhoroh Cinta

Dear, Oleng

Jika Aku Mencari Ketampanan,
Tentu Aku takkan memilihmu.
Jika Aku Mencari kekayaan,
Tentu Aku juga tak memilihmu.
Biarlah tak Sempurna....!!!
Aku tau kau punya seribu kekurangan,
Tapi Aku juga tau kau punya sejuta kelebihan yang tersembunyi dibalik keimanan.
Tenanglah Aku takkan meminta hidup yang mewah,
Aku takkan meminta Harta yamg melimpah,
Percayalah... aku menerimamu apa adanya.
Cintai Aku jangan sepenuhnya,
Marahi Aku Jika Aku bersalah tapi dengan marah yang wajar.
Aku yakin pilihanku adalah pilihan-Nya juga.
Bantulah Aku menjadi seorang yang Sempurna dengan menyempurnakan setengah dari agama.
Menjadikan engkau suami untukku seorang hamba yg inginkan cinta-Nya.

Yaa Rabb..
Berikan jodoh yang terbaik bagi yang menantikan,
Jadikanlah pernikahannya yang barakah,
rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rohmah, keturunan yang soleh dan solehah,
Jangan terlahir dari kami keturunan yang durhaka pada orangtua lebih-lebih pada-Mu.
Baarakallaahu laka, wa baarakallahu ‘alaika, wa jama’a bainakuma fii khaiir.
Semoga Allah karuniakan barakah kepadamu dan semoga Ia limpahkan barakah atasmu, dan semoga Ia himpun kalian berdua dalam kebaikan.”
Aamiin yaa Rabb.

Rabu, 12 November 2014

Wanita Solehah Menurut Pandangan Islam

Wanita solehah adalah seorang wanita yang pandai memposisikan diri dimanapun dan kapanpun, terhadap diri sendiri, keluarga (utamanya 2 orang tua), lingkungannya. Hal ini sama dengan laki-laki yang soleh.. bukan mau bahas kesetaraan gender lho… cuman
mau ngejelasin wanita solehah sesuai judul posting aja…
di dalam ajaran agama islam wanita diajarkan untuk menjadi wanita solehah, utamanya bagi suaminya, seorang wanita soleh yang tahu bagaimana berbuat untuk sang suami akan menjadi istri selehah,,, pingin juga kan jadi istri solehah??
maka dari itu mulailah dari sekarang untuk menjadi wanita solehah terhadap diri kita, keluarga kita, ligkungan kita, bagi yang sudah nikah langsung aja dehhh praktekkan yang namanya istri solehah,,,

Penuh kasih sayang, selalu kembali kepada suaminya dan mencari maafnya. Rasulullah SAW bersabda: “Maukah aku beritahukan kepada kalian, isteri-isteri kamu yang menjadi penghuni syurga ialah isteri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata: “Aku tak dapat tidur sebelum engkau reda”. (riwayat al-Nasai dalam Isyratun Nisa no. 257.)

Melayani suaminya (berkhidmat kepada suami) seperti menyiapkan makan minumnya, tempat tidur, pakaian dan seumpamanya.

Menjaga rahasia-rahasia suami, lebih-lebih yang berkenaan dengan hubungan intim antara dia dan suaminya. Asma’ bintu Yazid r.ha menceritakan dia pernah berada di sisi Rasulullah. Ketika itu kaum lelaki dan wanita sedang duduk.

Baginda bertanya: “Barangkali antara kalian ada suami yang menceritakan apa yang diperbuatnya dengan isterinya (hubungan suami isteri), dan barangkali ada isteri yang memberitahu apa yang diperbuatnya bersama suaminya?” Maka mereka semua diam tidak ada yang menjawab. Aku (Asma) pun menjawab: “Demi Allah! Wahai Rasulullah, sesungguhnya mereka (para isteri) benar-benar melakukannya, demikian pula mereka (para suami)”.

Baginda bersabda bermaksud: “Jangan lagi kalian lakukan, karena yang demikian itu seperti syaitan jantan yang bertemu dengan syaitan betina di jalan, kemudian digaulinya sementara manusia menontonnya”. (riwayat Ahmad 6/456)

Selalu berpenampilan yang bagus dan menarik di hadapan suaminya sehingga bila suaminya memandang akan menyenangkannya.

Ketika suaminya sedang berada di rumah, ia tidak menyibukkan dirinya dengan melakukan ibadah sunnah yang dapat menghalangi suaminya untuk istimta’ (bernikmat-nikmat) dengannya seperti puasa, terkecuali bila suaminya mengizinkan.
Pandai mensyukuri pemberian dan kebaikan suami, tidak melupakan kebaikannya.

Bersegera memenuhi ajakan suami memenuhi hasratnya, tidak menolaknya tanpa alasan yang syarie, dan tidak menjauhi tempat tidur suaminya, karena ia tahu dan takut terhadap berita Rasulullah SAW yang bermaksud: Demi zat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah seorang suami memanggil isterinya ke tempat tidurnya lalu si isteri menolak ajakan suaminya (enggan) melainkan Allah SWT murka terhadapnya hingga si suami reda padanya.

Strategi Pembelajaran Biologi